Tim IT, Peran Penting dan Kegigihannya Dibalik Kelancaran-Kesuksesan USP 2021

TIDAK berlebihan jika dikatakan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan USP tahun ini ada di tangan tim IT. Mereka bekerja keras dan cermat. Mereka ibarat “dapur” dalam aneka ujian online di sekolah kita.

Sebagai awam dalam bidang IT, saya mencoba mengenal peran dan kesibukkan mereka agar saya sedikit memahami konteks, tingkat kesulitan dan upaya-upaya memperjuangkan kemajuan sekolah. Dengan demikian, sekolah kita tidak “gagap” menghadapi pembelajaran era pandemi ini.

Tulisan berikut berdasarkan olahan wawancara tertulis saya dengan koordinator tim IT Bapak Norbertus Suryadi beberapa waktu lalu.

Tidak instan

“Pengalaman kami cukup sederhana kami semakin tahu bahwa begitu luasnya dunia ini tetapi lebih luas dunia maya yang justru tidak bisa kami selami dengan cara instan”, tulis pak Bertus.

Sebelum USP, tugas utama tim IT yakni mempersiapkan perangkat, baik software dan hardware demi kelancaran USP secara Daring.

Demi kelancaran dan kesuksesan USP, maka dibentuklah tim IT yang solid terdiri dari Norbertus Suryadi (Koordinator-Ketua) dan para anggotanya: Ign. Purwanto, Y.Widodo, Beni, Danang, Ign. Dian, Yuda dan Noveawan.

Penjabaran tugas–tugas dan peran utama selama USP, antara lain:

  • Norbertus Suryadi (ketua-koordinator)
    • Menyiapkan hosting server, maintenance server, mengelola aplikasi FlyExam, membagi jaringan URl dan mengontrol / memonitor Server.
  • Ign. Poerwanto (bidang jaringan)
    • Menyiapkan Jaringan Internet dengan badwidth = 60Mbps (maintenance Jaringan Mikrotik), memprioritaskan jaringan untuk IP Zoom dan membuat user profile untuk pengawas ujian
  • Y. Widodo, Beni, Danang, Dian dan Yuda (Import, publikasi soal)
    • Memformat soal dan selanjutnya memposting/mengimport ke aplikasi FlyExam, menyiapkan TES dan mengujicoba.
  • Novewan (pengelola ZOOM – HOST)
    • Menyiapkan akun zoom, membagi room, mengontrol partisipan dan membagikan TOKEN ujian.

Outodidak

Selaku koordinator tim IT, pak Bertus mengakui keunggulan media yang kita gunakan misalnya menggunakan 3 buah server dengan sepesifikasi kurang lebih CPU Intel Xeon E3-1220 v6 @ 3.00GHz, CPU Core = 4 dan RAM = 32Gb. Server yang kita gunakan adalah server sendiri (tidak menyewa hosting) sehingga pengaturan hosting dan pengelolaan server sepenuhnya mandiri. Hal ini dengan jujur pak Bertus akui hanya belajar secara autodidak.

Selain itu, pengelolaan jaringan juga diolah secara mandiri dengan kecepatan internet yah lumayan bagi kami yaitu 60Mpbs dedicated.

Bapak Nove

Lebih lanjut pak Bertus menulis sejumlah keunggulan aplikasi yang kita gunakan antara lain:

  • Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi yang dibuat dengan sangat baik menurut saya, dan sudah kami pakai, hampir 2 tahun.
  • Aplikasi ini bisa digunakan dengan perangkap Smartphone berbasis android tentu dengan menggunakan aplikasi browser kusus yang kami terbitkan secara intern.
  • Aplikasi yang digunakan mampu digunakan untuk ribuan peserta (ya tentu ini harus didukung dengan perangkat yang mumpuni)
  • Aplikasi ini menurut kami cukup responsif dilengkapi dengan berbagai fitur diantaranya: 
    • Monitoring: memonitor partisipan yang sedang melaksanakan ujian dengan status misalkan anak sedang mengerjakan, anak sudah selesai mnegerjakan, anak sudah mengumpulkan TES atau menghentikan TES.
    • Analisis butir soal: fitur ini tentu sangat berguna bagi guru, karena dengan fitur ini tentu guru akan lebih mudah menganalisis soal-soal yang diujikan akan masuk ke dalam kategori apa: sukar, sulit, atau mudah atau perlu ditindaklanjuti.
    • Hasil: fitur ini tentu lebih sangat berguna bagi guru, karena dengan fitur ini tentu guru akan lebih mudah mendapatkan hasil dari jumlah benar berapa, jumlah salah berapa, skor dan tentunya sampai hasil akhir nilai. Tetapi hasil ini tentu hanya jenis soal PG. Nah untuk soal essai sendiri guru juga tidak akan kesulitan kok untuk mendapatkan jawaban anak, karena jawaban anak akan terekam otomatis di bagian akhir jawaban, untuk soal essai tentu hanya guru yang bisa mengoreksi sendiri karena jenis soal uraian, tetapi jika jenis soal jawaban yang singkat system aplikasi akan bisa mengoreksi secara otomatis.
    • Rekam hasil jawaban: nah fitur ini jarang sekali ada lo, bayangkan jika terjadi misalakan peserta didik bertanya pak jawaban saya salahnya dimana, maka disinilah kita bisa melihat seluruh jawaban peserta, apakah sudah sesuai dengan kunci jawaban atau belum, jika belum maka dianggap salah dan sebaliknya.

Ada penyusup

Tak dapat dipungkiri ditemukan sejumlah kendala yang dihadapi. Kendala yang dialami selama USP untuk kelas 12 ini, Puji Tuhan bisa berjalan dengan baik dan lancar ya mungkin karena sudah kelas 12 jadi sudah sangat user friendly dengan aplikasi ini.

Kendala teknis justru pada peserta ujian misalkan jaringan terkendala sehingga zoom keluar, tetapi aplikasinya sendiri sejauh ini aman.

Bapak Y Widodo

Untuk jaringan internet kita juga sudah mencukupi dengan badwidth = 60Mbps tidak ada masalah, hanya waktu UAS semester ganjil kami mengalami gangguan teknis, tetapi masalahnya gangguan ini bukan dari intern kita melainkan ada penyusup luar yang mungkin dengan sengaja akan mengacaukan pelaksanaan UAS.

Berkat kegigihan kami dan kemurahan Tuhan tentunya bisa diatasi meskipun dengan tergopoh-gopoh. Ya saya berharap sampai akhir pelaksanaan USP ini aman, tidak ada lagi yang mengganggu. AMIN.** (Ignas Iwan Waning)